Archive

Archive for the ‘prestasi anak Indonesia’ Category

Anak Emas Indonesia

Indonesia Sabet Tiga Emas Olimpiade Matematika

Sekali lagi pelajar Indonesia mengukir prestasi di kancar internasional. Dalam Po Leung Kuk 13th Primary Mathematics World Contest atau Kontes Dunia Matematika yang digelar di Kota Incheon, Korea Selatan, baru-baru ini.

Tiga emas, tujuh perak, serta 17 perunggu mereka bawa pulang. Kepulangan mereka di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (29/7), disambut yel-yel penuh kegembiraan.

Dua emas jatuh ke siswa Indonesia untuk kategori individu, yakni Stanley Orlando dan Peter Tirtowijoyo Young. Sementara satu emas lagi untuk kategori tim. Indonesia juga mendapat gelar tambahan, yaitu The Most Firenship Team.

Atas prestasi ini, para pelajar mengaku gembira dan tidak menyangka mempersembahkan emas. Apalagi, mereka mengaku mendapat saingingan ketat dari Cina dan Taiwan. Dalam Olimpiade Matematika ini, Indonesia bersaing dengan para siswa dari 26 negara.(BOG)

 

Siswa Indonesia Raih Emas di Olimpiade Kimia Internasional 

 

Siswa Indonesia Raih Emas di Olimpiade Kimia Internasional

Jakarta – Siswa Indonesia kembali berprestasi di ajang internasional. Kali ini Tim Olimpiade Kimia Indonesia berhasil menyabet sejumlah medali dalam Olimpiade Kimia Internasional yang berlangsung tanggal 20-27 Juli 2010 di Tokyo, Jepang.

Dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (29/7/2010), tim Indonesia berhasil menyabet 1 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Olimpiade tersebut diikuti oleh 68 negara.

Untuk medali emas diraih oleh Manoel Manuputty. Medali perak diraih Alimatum Nashira, dan dua perunggu diraih oleh Stephen Haniel, dan Agung Hartoko.

Rombongan tim di bawah bimbingan Riswandi Sihombing, Ph.D, Dr Julia Onggo, Dr Deana Wahyuningrum,  dan Ismunaryo Moenandar, M.Phi ini dijadwalkan akan kembali ke Indonesia malam nanti.

 

Pelajar Indonesia Raih Emas di Olimpiade Fisika Internasional 

Jakarta – Prestasi gemilang kembali diukir pelajar Indonesia. Kali ini, 2 medali emas yang diraih pelajar Tanah Air menjadi penanda kedudukan mereka sebagai juara dalam Olimpiade Fisika Internasional.

Selain 2 medali emas, tim ini juga meraih 2 medali perak dan 1 medali perunggu dalam Olimpiade Fisika Internasional (IPhO) ke-39 yang berlangsung di Hanoi, Vietnam sejak 20-29 Juli 2008. Olimpiade ini diikuti oleh 82 negara dengan 376 peserta.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (28/7/2008), peraih medali emas adalah Kevin Winata dari SMAK BPK Penabur 1 Jakarta dan Rudy Handoko Tanin dari SMA Sutomo 1 Medan.

Dengan perolehan skor 40,73, Kevin telah membawa Indonesia berada di peringkat kedua setelah China. Kevin sebenarnya nyaris meraih penghargaan the best experiment dengan skor eksperimen 19,75 dari skor maksimum 20.

Sayangnya, setelah sesi moderasi, salah satu siswa Taiwan mendapatkan poin sedikit lebih tinggi daripada Kevin.

Selain Kevin dan Rudy, 3 siswa Indonesia lainnya juga meraih medali. Mereka adalah Thomas Aquinas Nugraha Budi dari SMAN 78 Jakarta dan Adam Badra Cahaya dari SMAN 1 Jember. Keduanya meraih medali perak. Sedangkan Tyas Kokasih dari SMA Taruna Nusantara Magelang meraih medali perunggu.

Indonesia Raih Dua Emas Olimpiade Kebumian

YOGYAKARTA – Indonesia memperoleh dua emas dalam Olimpiade Kebumian yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada. Inilah untuk pertamakalinya Indonesia mendapat emas setelah mengikuti olimpiade ini sejak 2007.

“Akhirnya kita pecah telur, mendapat dua emas. Senang dan bangga sekali,” kata ketua tim Olimpiade Kebumian dari Indonesia, Sapto Budi Samudera kepada wartawan usai pemberian medali di Gedung University Center Universitas Gadjah Mada.

Selama tiga tahun mengikuti perlombaan ini, Indonesia hanya memperoleh medali 4 perak di Korea tahun 2007. Pada tahun 2008, Indonesia hanya menjadi observer, dan hanya memeroleh 1 perak di tahun 2008 ketika Olimpiade diselenggarakan di Taiwan.

Dua orang yang memperoleh medali emas adalah Rio Priandri Nugroho (Tim A), mahasiswa Institut Teknologi Bandung dan Ega Gita Prasastia yang menjadi tamu dalam oliampiade ini (Tim B). Meski hanya menjadi tamu olimpiade, perolehan emas disejajarkan dengan tim A.

Rio mendapat medali emas bersama Hung I Yang (Taiwan), Po Han Huang (Taiwan), Jhih Cing Jhang (Taiwan), Changhyun Choi (Korea), Kazuhiro Noda (Jepang), dan Ho Yeon Shi (Korea). Mereka mengalahkan sekitar 70-an peserta dari negara Amerika Serikat, Ukrania, Rusia, Sri Lanka, Kamboja, India, Thailand, Itali, Nepal, Philipina. Penerima medali emas mendapatkan angka tertinggi karena berhasil menyelesikan tes tertulis dan praktek lapangan untuk ilmu kebumian yakni Geosfir, Atmosfir, dan astronomi.

Salah satu anggota tim regu Indonesia Hakim Lutfi Mualasan yang menjadi pembina tim Indonesia mengatakan sebenarnya tim Indonesia yang berjumlah 8 orang memiliki kemampuan yang tangguh. Hanya saja, kata dia, kemampuan mereka belum terintegrasi. Misalnya, seorang siswa unggul di bidang astronomi namum lemah di geosfir. Namun karena kejuaraan ini individu, maka Indonesia harus puas banyak memeroleh medali perak dengan jumlah total 6 medali perak. “Kalau kejuaraan ini tim, mungkin bisa lebih banyak mendapat emas,” kata Sapto.

Salah satu kelemahan Indonesia dalam olimpiade kebumian ini lantaran kurikulum yang dimiliki Indonesia kalah jauh dengan Korea, Jepang, dan Taiwan. “Kurikulum tentang ilmu kebumian mereka sudah terintegrasi sejak SMA,” ujarnya. Sementara, di Indonesia, pelajaran yang dulunya memiliki bumi dan antariksa sudah hilang dalam kurikulum. “Karena itu Indonesia harus memiliki kurikulum kebumian yang terintegrasi,” ujarnya.

Pentingnya ilmu kebumian dimasukkan dalam kurikulum sejam Sekolah Menengah Atas karena Indonesia salah satu negara yang sering terkena bencana alam. “Karena itu ilmu mulai dari bawah tanah hingga ruang angkasa harus segera dibenahi dalamkurikulum ilmu kebumian,” ujar Hakim.

Untuk mengikuti olimpiade kebumian ini, Indonesia sudah mempersiapkan pelatihannya sejak setahun lalu. Sapto mengatakan pelatihan dilakukan oleh dosen-dosen dari ITB, UGM, Universitas Diponegoro sejak Oktober tahun lalu. Mereka disaring dari peserta di seluruh Indonesia. Pada bulan Oktober 29 nama sudah tersaring hingga menyusut tinggal 8 nama.

Rio, peraih medali emas mengaku senang dan bersyukur mendapat medali emas ini. Rio mengaku saingan terberat dalam ajang bergengsi ini dari negara Taiwan yang dalam olimpiade ini memborong medali emas dan mendapat grand master. “Mereka teori dan latihannya hebat,” kata Rio. Rio sendiri mengaku kesulitan tes tertulis dan praktek di bidang astronomi. “Soalnya benar-benar di luar bayangan,” ujarnya.

Prestasi Anak Indonesia (2)

Prestasi Indonesia pada Tingkat Internasional di Tahun 2009

 

Mei

‘Lapangan Hijau’ Juarai YMDA (Yahoo Mobile Developer Award 2009) – 16


Akhirnya Yahoo memilih Rafeequl sebagai pemenang ‘Best Show’ dalam ajang kompetisi developer aplikasi mobile Yahoo Mobile Developer Award (YMDA) 2009 Indonesia.

“Kami berdiskusi dengan sangat alot untuk menentukan pemenang Best Show,” ujar Mathias Kunze, Managing Director Yahoo Mobile Asia PAcific pada acara grand final YMDA di Plaza Senayan Jakarta Sabtu 16 Mei 2009.

Juni

Mahasiswa Unikom Juara Kontes Robot Internasional12-14

Tim Robot Indonesia dari Universitas Komputer Indonesia (Unikom) di Bandung berhasil meraih juara pertama dan memperoleh medali emas dalam ‘International Robogames’ yang diselenggarakan di San Francisco, Ameriksa Serikat (AS), Ahad (14/6). Tim Indonesia berhasil menyingkirkan lawan-lawan dari negara maju seperti Inggris dan AS.

“Kemenangan Indonesia diperoleh melalui penampilan Robot DU-114 yang meraih waktu tercepat dalam mencari sumber api dan memadamkannya dengan semprotan air secara otomatis. Api diperagakan dengan menggunakan lilin,” ujar Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Dikti Depdiknas, Suryo Hapsoro Tri Utomo saat menjembut
kedatangan Tim Robot Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Kamis (18/6)

Juli

Siswa Indonesia Raih Medali Emas Olimpiade Biologi


Tim Indonesia yang mengikuti International Biology Olympiad (Olimpiade Biologi Internasional – IBO) ke-20 pada 12-18 Juli 2009 di Tsukuba, Jepang, berhasil meraih satu medali emas. Departemen Luar Negeri RI melalui siaran pers di Jakarta, Senin (20/1), menyebutkan medali emas itu disumbang Anugerah Erlaut, siswa kelas XII, SMA Kharisma Bangsa, Tangerang.

Dalam olimpiade yang diselenggarakan bertepatan perayaan 200 tahun Charles Darwin dan 150 tahun publikasi The Origin of Spesies itu, tim Indonesia juga meraih satu medali perak dan satu medali perunggu, masing-masing diraih oleh Irfan Haris siswa kelas X, SMAN 1 Pringsewu, Lampung dan Elbert Wijaya siswa kelas XII, SMANK 1 Penabur Jakarta.

Tim Olimpiade Fisika Indonesia Berhasil Pertahankan Emas


Tim Olimpiae Fisika Indonesia (TOFI) berhasil mempertahankan medali emas dalam kejuaraan International Physics Olympiad (IPHO) ke-40 di Merida Yucatan Mexico pada 12-19 Juli 2009.

“Kami tidak menemukan kendala karena soal tahun ini lebih mudah dibandingkan tahun lalu,” ujar peraih medali emas IPHO ke-40 di Meksiko, Fernaldo Richtia Winnerdy, ketika tiba di Bandara Soekarno-Hatta, di Jakarta, Rabu petang.

Gondol Imagine Cup Lagi, ITB Juara Dunia


Satu lagi prestasi Indonesia di kancah internasional! Tim ‘Big Bang’ ITB menjuarai Imagine Cup 2009 yang digelar oleh Microsoft pada final 3 – 7 Juli 2009 lalu di Kairo, Mesir. Tim Brazil dan Kroasia menyusul di tempat kedua dan ketiga.

Kemenangan tersebut setelah tim ‘Big Bang’ ITB masuk ke babak final untuk berlaga di kategori utama, yaitu desain software. Demikian pengumuman tersebut disampaikan oleh Manajer Public Relation PT Microsoft Indonesia, Mona Moningka, di Jakarta, Jumat (10/7).

Suryo Agung Rebut Dua Emas di Vietnam

Pelari jarak pendek asal Jawa Tengah, Suryo Agung Wibowo berhasil meraih dua medali emas pada Kejuaraan Atletik Vietnam Open, 11-12 Juli 2009.

Suryo Agung ketika dihubungi dari Semarang, Selasa, mengatakan, dua emas tersebut didapat dari nomor lari 100 meter dengan catatan waktu 10,38 detik dan 4X100 meter estafet beregu putra dengan catatan waktu 40,43 detik.

Pelari kelahiran Kecamatan Banjarsari Solo tersebut mengakui, dengan catatan waktu tersebut terutama untuk nomor spesialisnya lari 100 meter memang belum mampu mendekati catatan waktu terbaik yang dicatat pada SEA Games 2007 Thailand, yaitu 10.25 detik.

Mahasiswa UI Runner Up Kejuaraan Hukum Asia–Pasifik

IMLAM2009

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) yang tergabung dalam the International Law Moot Court Society (ILMS) meraih juara dua (runner up) dalam International Maritime Law Arbitration Moot 2009 yang diselenggarakan di Brisbane, Australia.

Tim FH UI diwakili Titis Lintang Andari (2005), Camelia Simbolon (2005), Bintang Taufiq Hidayanto (2006), Sasha Izni (2007), dan Muhammad Subarkah 2008 dengan pelatih Miranda Anwar, S.H.

Agustus

Laskar Pelangi Meraih Golden Butterfly Award di Iran


Sekali lagi, Laskar Pelangi mendapatkan respons positif di dunia internasional.

Iran, negeri yang banyak menghasilkan film bermutu dengan bintang anak-anak, terpukau menyaksikan Laskar Pelangi. Film yang disutradarai oleh Riri Riza itu baru saja memenangkan penghargaan The Golden Butterfly Award untuk kategori film terbaik di Internasional Festival of Films for Children and Young Adults di Hamedan, Iran.

“Senang rasanya, tapi sayang pihak kami tidak ada yang ke sana karena lagi syuting Sang Pemimpi,” ujar Mira.

Satu Medali Emas, Kado HUT RI

Pebalap sepeda putri Indonesia, Santia Tri Kusuma, meraih medali emas nomor Omnium Kejuaraan Balap Sepeda Asia 2009, Minggu (16/8), sekaligus menghadiahkan kado manis bagi HUT Proklamasi Kemerdekaan RI. Di lintasan Velodrom Tenggarong, Kalimantan Timur, yang sepi, Santia menyumbang satu emas di tengah persiapan yang terbatas.

Nilai akumulasi Santia di Omnium, yakni 11, mengalahkan dua pesaing utamanya. Mereka adalah Sutharat Bunsarat (Thailand) yang meraih perak dengan 12 angka dan pebalap Taiwan, Hsiao Mei Yu, yang mendapat 15 angka.

Johansen Samsoedin, Wakil RI di International Young Creative Entrepreneur

Desain arsitektur “Paddybox” besutan Johansen Samsoedin memenangi design award 2009 di ajang International Young Creative Entrepreneur. Atas kemenangan ini Johan akan mewakili RI di ajang serupa tingkat dunia di London.

Dalam pengumuman pemenang yang berlangsung di Rasuna Epicentrum Marketing
Gallery, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis malam (6/8/2009), Johan dengan desain arsitekturnya itu menyisihkan 9 finalis lainnya yang juga menyajikan desain kreatif yang tak kalah menarik yang memenuhi unsur ramah lingkungan dan bervisi sosial kemasyarakatan.

Oktober

Paduan Suara Indonesia Raih 3 Emas di Italia

Paduan Suara Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (PSM-IPB), Agria Swara dan Paduan Suara Mahasiswa Perbanas meraih medali emas pada kompetisi paduan suara internasional yang berlangsung simultan di dua kota Italia, Rimini dan Rival Del Garda, Senin.

Agria Swara, PSM-IPB meraih medali emas dari Presiden Italia setelah merebut juara satu umum dalam grand final Kompetisi Paduan Suara Internasional ke-3 di kota Rimini, kota wisata pantai sekitar 350 km dari Roma.

Counsellor Pensobud KBRI Roma Musurifun Lajawa kepada koresponden Antara London, Selasa mengatakan selain itu Agria Swara meraih medali emas kategori campuran (mixed choir).

November

Rio Haryanto Rebut Juara Umum Formula BMW Pacific 2009

Rio Haryanto merebut gelar juara umum Formula BMW Pacific 2009 . Ia finis kedua pada race kedua di Sirkuit Okayama, Jepang, Minggu (1/11).

Akibat hujan, start race kedua dilakukan dengan dipimpin safety car. Rio start dari posisi kedua, sedangkan musuh utamanya dalam perebutan gelar juara umum, Gary Thompson asal Australia, memulai lomba dari tempat ketiga. Posisi pole dihuni pebalap tamu, Facu Regalia asal Spanyol. Ia selama ini mengikuti Formula BMW di kawasan Eropa.

Sebelum race kedua, Rio mendapat poin maksimal 20 dalam race pertama, Sabtu pekan lalu. Kemenangan diraih Regalia, tetapi karena berstatus pebalap tamu, Regalia tidak berhak atas poin maksimal itu. Thompson finis ketiga dalam race pertama dan mendapat poin 15.

Reza Tembus Babak Final Swedish Idol 2009


Reza Ningtyas, 28 th, asal Jakarta berhasil masuk 5 besar finalis Swedish Idol 2009. Penampilan terbaik Reza membawakan New York New York (Liza Minelli, 1977) meledakkan standing ovation.

Nama Reza, seorang warga negara Indonesia yang tinggal di Lund, kota kecil berpenduduk 100.000 jiwa di belahan selatan Swedia, dalam beberapa minggu terakhir menyedot perhatian publik dan berbagai media massa Swedia.

Desember

Pelukis Bocah Indonesia Terima Penghargaan

Direktur Galeri dan Pusat Seni Anak di Torun, Dariusz Delik, menyerahkan piagam dan hadiah untuk Kevin Salim,(10) pemenang festival International Children`s and Youth`s Art bertema “Always Green, Always Blue” di Torun, Polandia.

Ketua Dewan Juri XV International Children`s and Youth`s Art competition menyerahkan hadiah untuk bocah berusia 10 tahun kepada Dubes RI untuk Warsawa,Polandia , Hazairin Pohan yang selanjutnya dikirimkan ke Indonesia, ujar Counsellor Any Muryani kepada koresponden Antara London,Rabu.

Lain – Lain :

Sembilan Orang Indonesia menjadi Nominator Asia’s Best Young Entrepreneur 2009

Majalah Business Week menggelar Asia’s Best Young Entrepreneurs 2009 untuk memilih pengusaha-pengusaha muda kreatif di Asia. Walaupun tak menempati urutan pertama, sangat membanggakan bahwa Indonesia memiliki kandidat terbanyak dari 25 orang yang dinominasikan. Indonesia memiliki 9 nominator dan merupakan Negara terbanyak yang masuk dalam nominasi disamping Negara Asia lainnya Singapura (5 nominator), Hongkong (2 nominator), China (2 nominator), Korea Selatan (2 nominator), Thailand (2 nominator), India (1 nominator), Jepang (1 nominator), Taiwan (1 nominator) dan Hong Kong (1 nominator).

Sumber : Abcd.kreatips.com

 

Prestasi Anak Indonesia

10 Prestasi Indonesia di Dunia Internasional

 

1. Indonesia Juara AFF Futsal Championship 2010
Timnas futsal Indonesia berhasil menggondol gelar juara di turnamen AFF Futsal Championship 2010 setelah mengalahkan Malaysia 5-0 pada grand-final di Stadim Thu Po, Ho Chi Minh City, Minggu (11/4) sore. Ini merupakan kemenangan kedua timnas Indonesia atas Malaysia pada even yang sama. Vennard Hutabarat dkk sebelumnya mencukur tim negeri jiran pukimak itu 6-0 pada laga kedua penyisihan grup

 

2. Indonesia Juara Umum Karate Indonesia Terbuka di BaliIndonesia menjadi juara umum Kejuaraan Karate Indonesia Terbuka ke-2 yang berlangsung 24-25 September di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Sabtu, dengan mengumpulkan sembilan medali emas, 12 perak dan 18 perunggu.

3. Tiga Anak Indonesia juara Kompetisi Seniman Internasional 2010
Lukisan ketiga anak tersebut masuk dalam 315 lukisan terbaik dari sekitar 10.000 lukisan yang disampaikan kepada panitia. Mereka adalah siswa Ananda Visual Art School Bandung, yakni Michelle Wijaya (6) dan Ellen Setiawan (8 tahun) untuk kelompok usia di bawah 10 tahun, serta Shubham Patni (13) untuk kelompok usia 11–15 tahun.

4. Indonesia Juara 2 Festival Kebudayaan Kota Frankfurt 2010
Dalam Festival itu, kata Pensosbud KJRI Frankfutr, Mira Rochyadi kontingen Indonesia yang menampilkan kaum wanita dengan pakaian tradisional Bali dan membawa junjungan buah-buahan, memimpin barisan diikuti barisan aneka ragam busana tradisional dari berbagai daerah di Tanah Air. Mereka berjalan sepanjang dua kilometer melintasi jalan utama Kota Frankfurt. Kontingen Indonesia yang juga menampilkan Tari Barong Bali dan Tari Payung dari Sumatra Barat, melakukan atraksi di depan para juri di depan Balai Kota Frankfurt, dan mendapatkan sambutan meriah dan tepuk tangan dari ribuan penonton

5. Indonesia berhasil menjuarai turnamen dalam rangkaian The All Star Team Milan Junior Camp
Wakil Indonesia berhasil menjuarai Milan Junior Camp Day Tournament yang diselenggarakan di San Siro, Milan, setelah mengalahkan tim asal Italia, ASTI, 1-0.
Turnamen tersebut merupakan bagian dari The All Star Team Milan Junior Camp, program pembinaan pemain muda yang memberikan kesempatan kepada calon pemain berbakat di berbagai penjuru dunia untuk merasakan metode pelatihan dari salah satu klub terkemuka dunia, AC Milan.
Indonesia pernah menggelar All Star Team Challenge yang dibuka langsung oleh Franco Baresi awal Mei lalu di Jakarta. Sebagai lanjutan dari program tersebut, sebanyak 17 anak berbakat Indonesia dikirim mengikuti The All Star Team Milan Junior Camp.
Seperti yang diceritakan manajer tim Ricky Djoharli dari Milan, Indonesia berhasil menjuarai Milan Junior Camp Day Tournament yang digelar dengan sistem setengah kompetisi. Indonesia berhasil memenangi seluruh tiga laga babak penyisihan, yakni pertandingan perdana melawan wakil Eropa, Step Stone, 1-0. Kemudian, giliran delegasi Brasil dan Venezuela, UISP, yang ditekuk 3-1. Pada laga terakhir grup, Indonesia mengalahkan gabungan pemain Eropa non-Italia, USUNTP, 3-0. Di laga puncak, Indonesia mengalahkan para pemain muda Italia yang tergabung di tim ASTI, 1-0.

6. Indonesia Juara Umum 17th International Conference of Young Scientists (ICYS) 2010
Indonesia berhasil menjadi juara umum pada Lomba Penelitian Ilmiah Remaja Tingkat Dunia ke-17 atau 17th International Conference of Young Scientists (ICYS) yang berlangsung di Denpasar Bali pada 12-17 April 2010.

7.Indonesia Juara Olimpiade Bahasa Jerman
Tidak hanya dalam olimpiade internasional sains saja siswa Indonesia berprestasi. Pada ajang Olimpiade Internasional Bahasa Jerman yang diikuti siswa yang belajar bahasa Jerman, Maria Adventia Gita Elmada (SMA St Ursula Jakarta), berhasil meraih juara 3 untuk Tingkatan A.

8. Anak Indonesia Juara Olimpiade Fisika
Kabar gembira datang dari Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) yang berlaga pada Olimpiade Fisika Internasional ke-41 2010 di Zagreb, Kroasia. Tim Indonesia menyabet empat medali emas. Tahun ini, Olimpiade Fisika Internasional diikuti 82 negara, dengan total peserta adalah 376 siswa.

9. Anak SMP Juara Olimpiade Matematika Tingkat Dunia
Peter Tirtowidjoyo Young, 14, anak SMP Petra 1 Surabaya, dan Andrew Tirtowidjoyo, 12, anak SD Santa Maria Surabaya, kakak beradik itu telah berhasil menjadi juara dalam Kompetisi Matematika tingkat Internasional.
Anak ketiga dan keempat pasutri Steven Tirtowidjoyo, 52, dan Rani Pandunata, 45, itu berhasil mengharumkan nama bangsa dalam kompetisi matematika tingkat Internasional di Incheon, Korea Selatan.
Peter si anak SMP menyabet medali emas sedangkan adiknya, Andrew si anak SD menggondol medali perunggu.

10. Tim Indonesia Juara di Olimpiade Robot Dunia
JAKARTA–Tim Indonesia berhasil meraih juara kedua dan ketiga tingkat Junior (SLTP) Regular Category pada ajang kompetisi Olimpiade Robot Dunia (World Robot Olympiad/WRO) 2009 yang berlangsung di Korea Selatan, 6-8 November lalu.
“Prestasi yang dicapai tim Indonesia kali ini merupakan hasil terbaik yang diperoleh Indonesia sejak mengikuti WRO pertama kali tahun 2004,” ujar Humas dan Promosi Mikrobot, Paula Augusta dalam siaran persnya yang diterima ANTARA News di Jakarta, Selasa.
Ajang kompetisi tingkat internasional ke-6 yang diadakan di Gyeongbuk Pohang, Korea Selatan, ini diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta dari 24 negara di seluruh dunia.
Kompetisi WRO terbagi dalam dua kategori, yaitu Regular Category dan Open Category. Dalam Regular Category, peserta harus merakit sebuah robot untuk menyelesaikan suatu tantangan tertentu, sedangkan dalam Open Category, peserta bebas merakit robot menurut tema tertentu kemudian mempresentasikan ciptaannya di depan juri

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.